Antisipasi Arus Balik Lebaran Satpolairud Polres Karimun Kembali Mengamankan 2 (dua) Unit Kapal kayu
Kapal Patroli ( KP) 2001 milik Satpolairud Polres Karimun berhasil menemukan 2 (dua) unit Kapal Kayu bermuatan 11 orang warga Sungai Upih Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan Riau dan juga Kapal kayu bermuatan 12 org Anak anak warga Tanjung Balai Karimun yang Berlayar dari Kecamatan Manda Kabupaten Inhil Provinsi Riau.
Kasat Polair Polres Karimun IPTU Binsar Samosir mengatakan,Kedua unit kapal kayu tersebut dilakukan pendataan terhadap penumpang Kapal
Serta Meminta keterangan Saksi lalu
Melakukan Koordinasi dengan Gugus Tugas Satga Covid 19 Kecamatan Karimun dan Puskesmas Karimun
"Kita lakukan pendataan kepada Warga Pendatang yang masuk ke Karimun dari Pelabuhan resmi dan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan agar Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun dapat ditekan terutama dari warga pendatang. Hal ini supaya Terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif dan meningkatnya Kepercayaan terhadap Polri," jelas IPTU Binsar Samosir.
Sementara itu dari keterangan Taufik (24), bertindak sebagai nalhoda Kapal Kayu Avendra Renata berangkat dari Sungai Upih Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan pada hari Sabtu tanggal 22 Mei 2021 pukul 06.30 Wib tujuan Tanjung Balai Karimun dengan membawa muatan 1500 kelapa tua dan 11 orang penumpang merupakan warga Sungai Upih Kabupaten Pelalawan yang akan mengantar Anak masuk sekolah SMP Muhammadiyah di Karimun
Sedangkan dari keterangan Samsudi (38), warga Karimun bertindak sebagai nalhoda kapal Pompong Tanpa Nama berangkat dari Kecamatan Manda Kabupaten Inhil pada hari Jumat tanggal 21 Mei 2021 pukul 22.00 Wib tujuan Tanjung Balai Karimun dengan membawa 12 orang penumpang. 4 (empat) Dewasa, 8 (delapan) anak-anak Penumpang tersebut merupakan Warga Kabupaten Karimun yang balik mudik lebaran dari Kecamatan Manda Kabupaten Inhil Provinsi Riau manuju kabupaten karimun.
IPTU Binsar Samosir Menambahkan, Dari hasil Koordinasi Tim Gugus Tugas Satgas Covid19 terhadap 23 org masyarakat yg masuk ke kabupaten Karimun tanpa di lengkapi dgn dokumen ( surat ) kesehatan maka TDK di temukan ada yg terpapar Covid19 ( Non reaktif).
"Kita sudah melakukan Koordinasi Dengan Tim Gugus Tugas Satgas Covid 19. Dan hasilnya tidak ada yang terpapar covid19 (Non reaktif). Dan selanjutnya, Ketua satgas Covid 19 kecamatan Karimun menyerahkan kembali penumpang yg telah ada keluarganya menjemput utk sebagai penjamin keberadaannya di kabupaten Karimun," Pungkasnya.
(Agushz)

